Hasil gambar untuk CSS

Internal Style Sheet

 Anda bisa juga menempelkan kode CSS di antara tag<head> dan </head>.hal ini disebut dengan Internal style sheet,artinya style sheetnya berada pada file html bersangkutan namun diletakan khusus pada suatu tempat yaitu di antara tag <head> dan </head>.  Penulisan CSS dengan cara ini di awali dengan tag <style> dan di akhiri dengan tag </style>

 contoh
<html>
         <head>
                 <style type="text/css" media=screen>
                        p {color:red;}
                  </style>
           </head>
        <body>
                     <p>
                              ini contoh paragraf berwarna merah
                      </p>
              </body>
</html>

     simpan dan beri nama InternalStyleCSS1.html kemudian buka menggunakan browser


Hasil gambar untuk CSS


                                                           Inline style sheet

cara ini adalah menuliskan langsung script CSS ke dalam tag HTML yang diinginkan.Cara ini sbaiknya hanya digunakan jika anda mamu memformat suatu elemen satu kali saja

contoh
<html>
         <head>
         </head>
          <body>
                    <p style="color:red">
                            ini contoh paragraf berwarna merah
                    </p>
          </body>
</html>         

kode tadi akan memformat paragraf  (tag <p>) berwarna merah

  Penulisan CSS dengan caraini dimulai dengan kata style: lalu diikuti dengan syntax property:value

contoh
<html>
      <head></head>
      <body>
            <p style="color:red"> Ini contoh paragraf berwarna merah
             </p>
            <p style="color:red"> Ini contoh paragraf berwarna merah
             </p>
            <p style="color:red"> Ini contoh paragraf berwarna merah
             </p>
         </body>
</html>

                       Copas kode di atas lalu simpan ke dalam inLineStyleCSS.html kemudia buka menggunakan browser
1. CLI (Command Line Interface)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan barisbaris tertentu.
Meskipun memiliki konsep yang sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
Contoh Tampilan CLI (Command Line Interface)





GUI (Graphics User Interface)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk (pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP (window, icon, menu, pointing device).
Sebuah sistem operasi dianggap bagus jika tampilan luarnya (GUI-nya) bagus, walaupun komponen sistem operasi tidak hanya GUI saja. Jadi, penilaian terhadap sebuah sistem operasi tidak bisa hanya dari satu komponen saja. Hal ini dikarenakan GUI adalah kesan pertama pengguna dengan sistem operasi itu. Setiap pengembang sistem operasi berlomba-lomba mengembangkan GUI-nya dengan keunggulannya masing-masing.

Hasil gambar untuk contoh gambar gui






1.         Warna Merah (+5v) dan Warna Kuning (+12 v) berfungsi sebagai catu daya Harddisk dan CD-ROM.
2.         Warna Orange (+3.3v) berfungsi sebagai catu daya di Processor.
3.         Warna Putih (-5v) berfungsi sebagai Stand by Power Supply.
4.         Warna Ungu (+5v) berfungsi sebagai Stabilizer.
5.         Warna Biru (-12v) berfungsi sebagai Power Off.
6.         Warna Hijau (PS on / 12v) berfungsi sebagai  Power On.
7.         Warna Abu-abu (+5v) berfungsi sebagai stabilizer di chipset.
8.         Warna Hitam (Ground) berarti netral

Perbedaan Kabel Negatif dengan kabel Ground

Kabel Negatif

Kabel Negatif / Netral:
·         Bila kabel negatif atau netral diuji memakai tespen maka tespen tidak akan menyala.
·         Bila kabel negatif atau netral bersentuhan dengan kulit tidak akan kesetrum.
·         Kabel ini tidak melewati sakelar MCB.
·         Sumbernya dari jalur kabel listrik PLN.

Kabel Ground
·         Bila kabel ground atau arde diuji memakai tespen maka tespen tidak akan menyala.
·         Bila kabel ground atau arde bersentuhan dengan kulit tidak akan kesetrum.
·         Kabel ini tidak berhubungan dengan jalur kabel listrik PLN tapi terhubung langsung ke bumi/tanah di sekitar rumah.
·         Fungsinya untuk membuang arus liar dan percikan api akibat konslet atau dhubungan pendek.
·         Kabel ini paling bayak dipasang pada stopkontak.




Macam-Macam Port pada jaringan yang sering digunakan


-Pengertian Port
         Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya dan program di dalam jaringan. Port dapat mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP. Sehingga, port juga mengidentifikasikan sebuah proses tertentu di mana sebuah server dapat memberikan sebuah layanan kepada klien atau bagaimana sebuah klien dapat mengakses sebuah layanan yang ada dalam server. Port dapat dikenali dengan angka 16-Bit (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan diklasifikasikan dengan jenis protokol transport apa yang digunakan, ke dalam Port TCP dan Port UDP. Karena memiliki angka 16-bit, maka total maksimum jumlah port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.


 Berikut ini daftar port yang sering digunakan 

Port
Jenis Port
Keyword
Fungsinya
7
TCP,UDP
Echo protocol
Untuk perintah PING
15
TCP,UDP
Netstat service
melihat aktivitas jaringan
20,21
TCP
FTP
Untuk melakukan proses tranfer file, baik di jaringan lokal maupun di luar jaringan lokal
22
TCP
SSH
Untuk akses proses manipulasi data (encrypted tunnel)
23
TCP
Telnet
Untuk melakukan login secara under DOS ke PC, modem DSL, proxy atau router.
25
TCP
SMTP
Untuk melakukan proses pengiriman email.
43
TCP
Whois protocol
untuk melihat informasi host dalam jaringan
53
TCP,UDP
DNS
Untuk mencari info tentang dns
67
UDP
DHCP
Untuk memudahkan pengalokasian alata Ipdalam satu jaringan (RFC 131 dan RFC 2132)
80
TCP,UDP
HTTP
Untuk akses http, biasanya digunakan webserver, modem ADSL, mikrotik, router, AP
110
TCP,UDP
pop
Untuk jalur surat masuk/incoming email
443
TCP
HTTPS
Untuk akses http yang secure, dibuat untuk jalur keamanan akses webserver
513
TCP
Remote login
Untuk melakukan remote login seperti remote desktop
520
UDP
Routing information protocol
 untuk melihat routing jaringan
161
TCP
SNMP
Digunakan untuk mengumpulkan informasi dan mengkonfigurasi ,peralatan jaringan